Perkuat Sinergi dan Kemandirian, Paguyuban Disabilitas Lumajang Gelar Pertemuan Reguler dan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

  • Jul 20, 2026
  • Yayak Ari Kurniawan

KIM KEPUHARJO – Langkah nyata menuju daerah yang ramah dan inklusif terus digaungkan di Kabupaten Lumajang. Paguyuban Disabilitas Lumajang (PDL) kembali menggelar Pertemuan Reguler yang kali ini dirangkaikan dengan agenda penting: Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan dan aksi peduli lingkungan.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan ini dilaksanakan pada Minggu, 19 Juli 2026, bertempat di kediaman Saudara Agus Khasan, Kelurahan Kepuharjo, Kabupaten Lumajang. Bukan sekadar kumpul rutin, pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk bersilaturahmi, berbagi informasi, serta memperkuat semangat pemberdayaan bagi para penyandang disabilitas.

Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Penyandang Disabilitas

Salah satu agenda utama dalam pertemuan ini adalah edukasi mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial. Hadir langsung dalam acara ini perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang, Saiful, serta perwakilan Kelurahan Kepuharjo, Mariam.

Dalam kesempatan tersebut, diseminasi informasi mengenai program BPJS Ketenagakerjaan dipaparkan secara lugas. Sosialisasi ini bertujuan mendasar untuk meningkatkan pemahaman para peserta mengenai hak-hak mereka atas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, guna memberikan rasa aman dalam melakukan aktivitas ekonomi dan usaha mandiri.

 

Kolaborasi Hijau: Simbol Kepedulian Lingkungan dan Kemandirian

Ada yang unik dan menyegarkan dalam pertemuan reguler kali ini. Menunjukkan bahwa keterbatasan fisik bukan halangan untuk berkontribusi bagi bumi, Komunitas Lumajang Ijo Royo-Royo (KLIRR) turut hadir dan menyerahkan bantuan bibit tanaman kepada pengurus serta anggota PDL.

 

Penyerahan bibit tanaman ini membawa misi mendalam :

Simbol Kolaborasi: Menegaskan eratnya hubungan antar-komunitas di Lumajang.

Kepedulian Lingkungan: Mengajak seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, untuk aktif merawat kelestarian alam.

Semangat Kemandirian: Bibit yang diserahkan nantinya akan ditanam dan dirawat bersama, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi anggota paguyuban.

 

Inklusi untuk semua. Bersama kita bisa!

Melalui momentum ini, terselip harapan besar agar sinergi yang telah terbangun secara harmonis antara komunitas, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjaga. Kolaborasi aktif ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak untuk mewujudkan Kabupaten Lumajang yang semakin inklusif, mandiri, dan lestari di masa depan. (YAK)