Dorong Ketahanan Pangan, Lurah Kepuharjo Tinjau Potensi Budidaya dan Pertanian Terpadu PESAT RW 10
- Jul 15, 2026
- Yayak Ari Kurniawan
Berikut adalah draf narasi berita website yang dikemas secara informatif dan menarik untuk mempublikasikan kegiatan kunjungan tersebut.
KEPUHARJO – Upaya penguatan ketahanan pangan berbasis keluarga terus digencarkan di wilayah Kelurahan Kepuharjo. Pada Selasa pagi, 14 Juli 2026, Lurah Kepuharjo bersama jajaran staf kelurahan melakukan kunjungan lapangan langsung ke Pekarangan Sehat (PESAT) yang dikelola oleh warga di wilayah RW 10 Kelurahan Kepuharjo.
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk meninjau secara langsung perkembangan berbagai sektor budidaya dan pertanian terpadu yang ada di PESAT RW 10. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu percontohan lingkungan produktif yang sukses mengintegrasikan berbagai sektor pangan mandiri dalam satu area pekarangan.
Selama kunjungan, Lurah beserta staf kelurahan berkeliling melihat beberapa unit pengelolaan produktif, di antaranya:
-
Sektor Perikanan & Peternakan: Budidaya ikan air tawar serta pemeliharaan ayam petelur yang menjadi sumber protein hewani mandiri bagi warga sekitar.
-
Sektor Hortikultura: Budidaya sayuran segar melalui sistem hidroponik, dengan fokus komoditas selada dan pakcoy yang tumbuh subur dan siap panen.
-
Sektor Jamur: Budidaya jamur tiram yang dikelola dengan memanfaatkan ruang lembap secara optimal.
Sinergi Pangan Mandiri: Keanekaragaman komoditas di PESAT RW 10, mulai dari sayuran hidroponik hingga budidaya jamur dan ternak, membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan halangan untuk menciptakan ketahanan pangan yang mandiri dan bernilai ekonomi.
Lurah Kepuharjo menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang luar biasa atas kerja keras, konsistensi, dan inovasi yang ditunjukkan oleh pengurus RT/RW serta warga RW 10 dalam mengelola PESAT.
"Apa yang dilakukan oleh warga RW 10 ini sangat luar biasa dan patut menjadi contoh bagi RW-RW lainnya di Kepuharjo. Integrasi antara budidaya ikan, ayam petelur, jamur tiram, hingga hidroponik selada dan pakcoy ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara mandiri, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang sangat menjanjikan jika dikelola secara berkelanjutan," ungkap Lurah Kepuharjo di sela-sela peninjauan.
Pihak kelurahan berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi program-program pemberdayaan masyarakat seperti PESAT ini, baik melalui pembinaan berkala maupun koordinasi dengan instansi terkait untuk pengembangan pasar dan teknologi pertanian.
Melalui kunjungan ini, diharapkan PESAT RW 10 dapat terus berkembang, menginspirasi wilayah lain, serta menjadi motor penggerak terwujudnya Kelurahan Kepuharjo yang mandiri pangan, sehat, dan sejahtera. (YAK)